Tawangmangu dan Sarangan…
Hmm.. setelah sekian lama… akhirnya aku kembali menikmati wisata jalan-jalan, yang bukan sekadar wisata kuliner alias makan-makan :p
Bersama teman-teman, berangkat dari Jogja pukul 7 pagi, setelah menempuh perjalanan kurang lebih 3 jam, dengan perjalanan yang cukup berliku dan naik-naik (bukan naik turun lho…), tibalah kami di area wisata Tawangmangu… Turun dari bus, langsung berhembus udara dingin yang segerrr… Alhamdulillah, perjalanan yang cukup melelahkan tersebut terbayarkan dengan sejuknya suasana…
Setelah memasuki pintu gerbang (HTM Rp 6.000/orang), kami disambut dengan puluhan monyet yang bergelantungan di pohon dan di pinggiran jalan… Monyet dengan bulu abu-abu kehitaman, dari yang besar (bangkotan) sampai yang masih bayi-bayi… ihhh lucunya… Kemudian dimulailah perjalanan yang cukup melelahkan (yah… meskipun tak ada apa-apanya dibandingkan perjalanan selanjutnya…), kami menuruni bukit (atau gunung ya?) melalui undak-undakan kecil yang berliku dan jumlahnya ratusan (bahkan mungkin ribuan?), tanpa jeda (nggak ada tempat datar yang bisa untuk istirahat!)… Alhamdulillah, saat kaki-kaki kami mulai kehilangan kekuatan, sampailah kami di area GROJOGAN SEWU… Subhanallah… ternyata indah juga, dan suejukk!
Tampak air terjun setinggi kurang lebih 500 meter (ehh… nyampe nggak ya? Yah, pokoke tinggi banget deh…), dengan aliran sungai penuh bebatuan di bawahnya… Subhanallah, ternyata indah sekali… Terbayar sudah perjuangan ‘menuruni’ bukit yang kami jalani tadi…
Puas menikmati air terjun & bermain-main air disana, kami pun memulai perjalanan yang sungguh tak terbayangkan capeknya… hehe.. Tadi kan turun terus nih jalannya, ratusan undak-undakan… Nah, sekarang tiba saatnya naik dengan menapaki ratusan undak-undakan juga… Kebayang kan capeknya? Di tengah perjalanan sebenernya hamir menyerah, tapi walk must go on, karena memang no way back!Fiufhh…. Alhamdulillah, dengan tekad yang kuat akhirnya sampai juga di ‘tanah datar’…
Sekarang, tibalah saatnya membeli oleh-oleh… Yang banyak dijual disana tu jeruk Bali & jeruk “…..” (nggak tau namanya, tapi enak koq), sayuran (wortel, brokoli, kubis, dll), ubi (warnanya ungu lho) + segala macam olahan ubi (grubi, keripik, dsb), manggis, tanaman-tanaman hias, dan masih banyak lagi…
Selanjutnya, perjalanan tahap ke dua adalah menuju TELOGO SARANGAN. Jalan yang ditempuh lebih ‘parah’ lagi… Jalan lebih naik & berliku, kemudian turun dengan curam dan berliku, serta berkabut… Alhamdulillah, bis bisa mencapai tempat yang kita tuju… Telogo Sarangan (danau) adalah sebuah danau yang sangat luas, kelilingnya yah mungkin bisa mencapai kurang lebih 5 km! Subhanallah, indah sekali! Betah dehh berlama-lama disana… apalagi suasana juga cukup sejuk… Bisa naik speedboat, atau perahu bebek, atau bisa juga keliling danau dengan naik kuda (jalan kaki juga boleh sih, kalo kuat…).
Menjelang sore, kami pun berangkat pulang… Wow, ternyata kabut tebal sudah menyelimuti jalan-jalan yang kami lalui… Jadi, perlu kewaspadaaan ekstra dari pak sopir… Alhamdulillah, setelahkurang lebih 3,5 jam, kami sampai kembali di Jogja dengan selamat ![]()
NOTE:
1. Tawangmangu (Grojogan Sewu) tidak disarankan bagi orang-orang lansia atau Anda dengan physical fitness yang kurang bagus, karena perjalanan menuju Grojogan Sewu sangat ‘berat’.
2. Tawangmangu (Grojogan Sewu) juga tidak disarankan untuk anak-anak usia 2-5 tahun, karena jika kelelahan mereka akan minta digendong orangtuanya dan Anda yang akan kerepotan sendiri.
3. Telogo Sarangan sangat lah indah, direkomendasikan untuk semua kalangan… Ada hotel/wisma, sehingga cocok juga untuk acara-acara team building atau bulan madu.
LOKASI:
Tawangmangu dan Telogo Sarangan terletak di Karanganyar, Jawa Tengah.
